Penyebab timbulnya jerawat Sebenarnya tidak ada yang benar-benar yakin apa yang menyebabkan jerawat. Para ahli percaya bahwa penyebab ut...
Penyebab timbulnya jerawat
Sebenarnya tidak ada yang benar-benar yakin apa yang menyebabkan jerawat. Para ahli percaya bahwa penyebab utama adalah peningkatan kadar androgen - androgen adalah jenis hormon. kadar androgen meningkat ketika manusia menjadi seorang remaja. Meningkatnya kadar androgen membuat kelenjar minyak di bawah kulit Anda tumbuh; kelenjar membesar menghasilkan lebih banyak minyak. sebum yang berlebihan dapat memecah dinding sel dalam pori-pori Anda, menyebabkan bakteri untuk tumbuh.
1. Salah satu penyebab jerawat adalah karena kadar hormon stres dalam tubuh berlebih. Dalam keadaan stress, produksi hormon stress dalam tubuh akan meningkat sehingga dapat menjadi pemicu munculnya jerawat. Maka dari itu penting sekali bagi anda untuk menghindari hal-hal yang dapat menjadi peyebab stres.
2. Iritasi akibat benda yang dikenakan. Bintik jerawat juga bisa muncul akibat gesekan atau tekanan dari material yang kita pakai terhadap kulit secara terus-menerus. Contohnya bintik yang muncul di kening akibat terlalu sering mengenakan ikat kepala dan bintik di punggung akibat rutin memakai ransel.
3. Keturunan. Jika kita memiliki orang tua yang pernah yang bermasalah dengan jerawat, maka kita berisiko besar mengalami hal yang sama. Bahkan tingkat keparahan jerawat bisa saja lebih tinggi terutama sebelum memasuki usia dewasa. Selain itu, apabila orang tua kita masih memiliki masalah dengan jerawat, maka kita juga berisiko mengalami hal yang sama meski sudah memasuki usia dewasa.
4. Beberapa studi menunjukkan bahwa kerentanan terhadap jerawat juga bisa menjadi genetik. Beberapa obat yang mengandung androgen dan lithium dapat menyebabkan jerawat. kosmetik berminyak dapat menyebabkan jerawat pada beberapa orang yang rentan. perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan jerawat baik untuk mengembangkan untuk pertama kalinya, atau kambuh.
Jenis-Jenis jerawat
Dengan mengetahui perbedaan dari jenisjenis jerawat
tersebut maka penderita bisa mengetahui bagaimana
mengatasinya dan menggunakan obat yang cocok.
1. Whiteheads (komedo tertutup), ini adalah jenis bisul kecil akibat sebum yang terinfeksi bakteri di bawah permukaan kulit dan berukuran sangat kecil.
2. Blackheads (komedo terbuka), komedo ini jelas terlihat karena muncul di permukaan kulit dan berwarna hitam. Komedo tidak disebabkan oleh kotoran sehingga membersihkan wajah saja tidak akan menghilangkan komedo tersebut.
3. Papula, adalah jenis acne yang muncul di permukaan kulit berbentuk benjolan kecil dan berwarna merah muda.
4. Pustules, salah satu jenis di permukaan kulit berbentuk benjolan berwarna merah muda di bagian pangkal dan berisi nanah di bagian atas.
5. Nobules, jelas terlihat di permukaan kulit dan berukuran besar dan menyakitkan bila disentuh. Nobules terbentuk jika folikel mengalami peradangan dan meletus di bawah kulit. Campuran sebum dan peradangan tersebut menyebar ke folikerl dan mengindeksi poripori disekitarnya.
6. Kista, Jenis ini muncul di permukaan kulit, menyakitkan dan terisi penuh dengan nanah. Kista yang meletus dapat menimbulkan bekas jerawat yang sulit
Hal yang tidak boleh dilakukan saat memiliki jearawat
1. Terlalu banyak menggunakan produk perawatan
Usahakan untuk tidak mengolesi wajah Anda dengan 2 atau lebih produk perawatan jerawat secara sekaligus per harinya. Misalnya, menggunakanlotion A, lalu mengolesi lagi dengan krim B, kemudian menambahkan gel C, dan hal ini dilakukan secara sekaligus. Hal ini hanya akan membuat kulit Anda menjadi terlalu kering dan iritasi. Usahakan juga untuk tidak terlalu sering menggunakan produk perawatan jerawat, gunakan 1-2 kali sehari pada pagi atau malam.
2. Menekan Jerawat. Ketika Anda melihat banyak jerawat muncul di wajah, terkadang muncul keinginan untuk menekannya agar hilang dan tidak tumbuh lagi. Menekan jerawat hanya akan memperburuk jerawat dan menimbulkan bekas luka.
3. Terlalu sering membersihkan wajah: Membersihkan wajah tidaklah dilarang. Akan tetapi membersihkan wajah terlalu rutin akan membuat wajah menjadi kering karena mengurangi kelembaban kulit wajah. Dengan keringnya kulit wajah akan membuatnya menjadi rapuh sehingga mudah terserang bakteri. Disarankan agar anda mencuci muka 2x saja dalam satu hari dengan menggunakan sabun pencuci wajah dengan air hangat agar kelembaban wajah dapat terjaga.
Cara menghilangkan jerawat
1. Air mawar dan bubuk cendana: Caranya yakni dengan mencampurkan 1 sendok makan air mawar dengan 2 sendok makan bubuk kayu cendana. Setelah tercampur rata lalu oleskan campuran kedua bahan alami tersebut pada wajah anda. Diamkan selama 20-25 menit kemudian bilas dengan air hangat. Anda dapat menerapkan cara ini 3 hari sekali.
2. Tomat: Irisan tomat ternyata dapat menghilangkan jerawat, caranya cukup dengan mengiris tomat dengan ukuran tipis lalu tempelkan irisan tersebut pada jerawat dikulit anda. Tempelkan selama 20-30 menit lalu bersihkan wajah anda dengan air.
3. Minyak zaitun: Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati jerawat dengan menggunakan minyak zaitu adalah dengan mengambil satu sendok makan minyak zaitun, lalu gunakan sebagai obat pijat pada kulit Anda yang terkena jerawat. Lakukan hal tersebut dengan lembut dan perlahan. Pastikan bahwa Anda menggunakan tekanan yang mendalam dan terus memijat selama 4 sampai 5 menit. Biarkan atau diamkan selama 15 sampai 20 menit. Setelah selesai, bersihkan wajah Anda dengan menggunakan kain lap yang bersih dan hangat. Ulangi terapi tersebut selama beberapa kali.
4. Menggunakan daun sirih: Pertama-tama siapkan beberapa lembar daun sirih yang sudah dicuci hingga bersih. Kemudian tumbuklah hingga halus, dan seduh memakai 2 gelas air panas. Diamkan hingga terasa dingin, maka bahan tersebut siap anda gunakan untuk membasuh muka anda secara langsung. Dengan anda melakukanya secara rutin 2-3 kali dalam sehari, maka lama-kelamaan wajah anda akan bersih dari yang namanya jerawat. Ingat! lakukan secara teratur dan konsisten untuk mendapatkan hasil maksimal